5 Puisi Karya Ahmad Hambali di Event 30 HBB Bulan Juni 2023

30 Hari Belajar Berpuisi (HBB) adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Glen Tripollo pada September 2022.

Awalnya event ini memanfaatkan Opinia sebagai wadahnya. Namun belakangan, Kak Glen membuat Komunitas Saung Karsa sebagai wadah lain untuk menaungi kegiatan 30HBB.

Ahmad Hambali adalah salah satu orang yang ikut andil berdirinya Saung Karsa. Di mana bulan Juni 2023 adalah bulan pertama 30HBB berjalan di bawah naungan Komunitas Saung Karsa.

Bionarasi Ahmad Hambali

Puisi Ahmad Hambali
Foto keluarga Ahmad Hambali (source: Akun Facebook Ahmad Hambali)


Seseorang dengan nama Ahmad Hambali yang lahir pada tanggal 5 september 1985. Saat ini tinggal di Pekalongan, kota batik.

Baginya, puisi adalah perjalanan hidup yang memberi motivasi dalam hidup.

Keseharian adalah Tutor seni rupa PKBM Baiturrahman, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan sekaligus menjadi Founder AHZA percetakan.

Karya pertamanya adalah Kumpulan Quotes Jalan Cinta. Silahkan bisa menyapa melalui:

  • FB: Ahmad Hambali 
  • Email: ambaliahmad@gmail.com 
  • Kontak: 085842378451

Puisi Karya Ahmad Hambali di Event 30 HBB Bulan Juni 2023

Event 30HBB Bulan Juni 2023 adalah event yang menerbitkan sebuah buku kumpulan puisi bertajuk Garizah Anak Adam.

Tentu tidak semua puisi yang ikut serta dalam event masuk dalam buku tersebut. Hanya 150 karya puisi terbaiknya yang ikut serta dalam manuskrip.

Selebihnya, secara bertahap akan menjadi koleksi di website Saung Karsa, termasuk 5 puisi karya Ahmad Hambali, sebagai berikut:

Keramat Sebuah Nama

Dihembuskan ruh oleh sang maha kasih
Disertakan pula anugerah cinta merekah
Sebagai bekal bertumbuh di mayapada
Melindungi api nafsu angkara
Tentang mengerikannya cobaan hidup di dunia

Dalam detak rahim beribu misteri
Malaikat menjaga hikmat mengagumi
Tanpa mengenal rasa lelah dan sakit hati
Patuh pada titah sang illahi

Terlahir kedunia bertabur cahaya
Disambut berjuta senyum yang menggema
Disematkan nama indah dalam dada
Harapan doa-doa terangkum kata
Meraih segala kesuksesan yang meraja

Sebuah nama terukir indah
Serat makna berkilau mutiara
Mewujudkan jalan terang derap langkah
Segala energi merasuk dalam dada
Menyemangati meraih bintang kejora

Bumi Pekalongan, 2 Juni 2023

Menjelajah Lorong Waktu

Menjelajah Lorong Waktu


Menjelajah lorong waktu masa lalu
Mengoyak kisah pilu merobek kalbu
Kelalaian berakhir terpuruk; hidup kelabu
Menyesali kecerobohan; merancang kisah baru

Menerawang jauh melintasi palung hati
Meraba-raba perasaan melukis simpati
Menerka-nerka warna hati; merasakan rasa peduli
Membalut luka perih ketulusan empati

Manusia menyadari; pentingnya mawas diri
Jangan terbuai halusinasi mimpi-mimpi
Terperangkap jaring-jaring patah hati
Indahnya pertolongan tuhan menyertai

Menjelajah diantara sudut langit dan bumi
Khusuk sujud bakti kepada Illahi Robbi
Mukhasabah memperbaiki akhlak pribadi
Tadabur menerjemahkan waktu yang berlari

Bumi Pekalongan, 4 Juni 2023

Api Amarah

Api Amarah merasuk lorong-lorong jiwa
Mengalir deras bersinergi aliran darah
Mengendap sesak memenuhi ruang sugma
Menyala membakar segala yang ada
Meledak berhamburan sumpah serapah
Berserakan menjadi abu nestapa

Gejolak amarah menguasai sanubari
Energi hitam kelam menyelimuti bumi
Pandangan menyakitkan: seakan tak terobati
Seakan keadaan mengutuk diri
Karma buruk melanda kesombongan diri
Dipeluk berjuta nestapa melengkapi

Berkobar amarah menutup mata hati
Berjuta masalah singgah membebani
Seribu kebaikan berubah caci maki
Anugerah Takdir Tuhan diingkari
Lantunan syukur tiada lagi menghiasi
Tenggelam dalam samudera penyesalan tak bertepi

Bumi Pekalongan, 5 Juni 2023

Pertarungan Pandawa dan Kurawa

Manusia diciptakan begitu sempurna
Dianugerahi akal sebagai bekal hidup di dunia
Dilimpahkan hati agar dapat merasa
Memakmurkan bumi sebagai ladang pahala

Manusia diliputi sifat serakah
Memicu merampok merampas hak manusia lainnya
Kemelut jiwa membakar pertarungan dalam jiwa
Mengancam kehancuran mayapada

Laksana cerita penuh hikmah mahabarata
Pertarungan pandawa dan kurawa di padang kurusetra
Adalah simbol gejolak jiwa
Pertarungan hati nurani dan nafsu membara
Terjadi setiap detik pada jiwa manusia
Pertarungan antara kebaikan dan angkara murka

Bila hati nurani yang bertahta
Kebaikan menjadi bahagia yang menjelma
Saat hawa nafsu berkuasa
Segala kejahatan menyiksa raga

Bumi Pekalongan, 7 Juni 2023

Di Balik Dinding Nestapa

Aku hanyalah badut bertopeng bahagia
Setiap hari memasang wajah ceria penuh gairah
Menghibur dua sejoli patah hati di peluk lara
Walaupun di hati berkecambuk derita

Aku hanyalah pengecut penuh sandiwara
Bersembunyi di balik dinding kenyataan
Meratapi duka lara sendiri
Bersetebuh dengan kesengsaraan
Menghirup derita sampai di pucuknya

Tiada lagi kasih yang diharap
Putus asa telah bersemayam dalam hati
Meresap menyatu dalam sanubari

Masihkah ada harapan
Untuk berjuang melanjutkan kehidupan
Mempercayakan rasa di hati
Memikul cinta dan sekuntum bahagia
Menerangi rumah cinta yang gelap gulita
Dengan berjuta gemerlap cahaya

Bumi Pekalongan, 10 Juni 2023

Sampai jumpa di puisi 30HBB berikutnya! Masih ada kesempatan untuk ikut gabung bersama Komunitas Saung Karsa dan berpuisi bersama ya.

Label:

Bagikan:

0 Komentar